subjek 1 dan subjek 2 sama - sama mengalami penurunan kadar glukosa darah pada subjek 1 dari 388 mg/dl menjadi 5,7 mg/dl, sedangkan pada subjek 2 dari 391 mg/dl menjadi 6,4 md/dl. Simpulan : penerapan terapi walking exercise yang dilakukan oleh penulis mampu menurunankan kadar glukosa darah pada klien diabetes mellitus tipe ll