Berdasarkan hasil studi kasus yang telah dilakukan kepada 2 pasien sebelum dan sesudah dilakukan Teknik ROM didapatkan data belum ada peningkatkan pada Ny. “S” nilai kekuatan otot yaitu 2, sedangkan Tn. “I” nilai kekuatan otot yaitu 3. Semua pasien memiliki Riwayat hipertensi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Tindakan Teknik ROM belum ada perubahan untuk peningkatan kekuatan otot pada …
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu menggambarkan dan memaparkan masalah peneliti pada dua klien. Menunjukkan bahwa adanya perubahan pengaruh dari penerapan Brisk Walking Exercise untuk menurunkan tekanan darah. Terapi Brisk Walking Exercise ini dapat menurunkan Hipertensi dan dapat memperoleh gambaran hasil dari penerapan Brisk Walking Exercise.
Penerapan hand held fan ini menggunakan kipas genggam selama 5 menit dengan jarak 15 cm dengan kecepatan 2 (sedang). Hasil dari penelitian ini didapatkan penurunan frekuensi nafas pada pasien 1 sebelum dilakukan penerapan yaitu 28x/menit sedangkan sesudah dilakukan penerapan frekuensi nafas menurun menjadi 23x/menit, pada pasien 2 sebelum dilakukan penerapan hand held fan yaitu 26x/menit sedang…
setelah dilakukan penerapan pada pasien 1 dan pasien 2, didapatkan hasil penerapan terapi mampu menurunkan nyeri pada pasien ulkus diabetikum. Kesimpulan: hasil studi kasus menunjukkan bahwa penerapan terapi murottal yang diberikan kepada pasien ulkus diabetikum dapat mengurangi nyeri.
Hasil dari penelitian ini didapatkan adanya perubahan sebelum dan sesudah dilakukan penerapan Teknik Rest Ice Compression Elevation (RICE), pada saat sebelum dilakukannya penerapan tingkat nyeri yang dirasakan pasien belum menurun, dan setelah diberikannya penerapan pasien mengatakan tingkat nyeri menurun atau berkurang. Kesimpulan: Hal ini dapat disimpulkan bahwa penerapan RICE ini efektif unt…
Pada kedua pasien didapatkan kemampuan mengeluarkan sputum meningkat, suara napas tambahan berkurang, frekuensi napas membaik dengan skala brog pasien 1 skala brog 4-2, dan pasien 2 skala broq 1-3