pada subjek 1 didapatkan skor tingkat pengetahuan sebelum diberikan edukasi (5=yaitu tingkat pengetahuan kurang), setelah diberikan edukasi tingkat pengetahuan subjek didapatkan skor (11-yaitu tingkat pengetahuan baik). Pada subjek 2 didapatkan skor tingkat pengetahuan sebelum diberikan edukasi (3=yaitu tingkat pengetahuan kurang), setelah diberikan edukasi tingkat pengetahuan subjek didapatkan…
Didapatkan penurunan derajat edema pada responden 1 dari derajat III ke derajat I, responden 2 dari derajat III ke derajat I. Kesimpulan: penerapan Ankle Pump Exercise dan Elevasi Kaki 300 dapat menurunkan derajat edema pada pasien penyakit ginjal kronik.
Hasil studi kasus ini menunjukkan pada hari kedua dan ketiga kedua responden setelah menerapkan senam kaki diabetes mengalami peningkatan skor sensitivitas kaki. Kesimpulan : Hasil studi kasus menunjukkan bahwa penerapan senam kaki dapat meningkatkan sensitivitas kaki.
pada subjek 1 didapatkan skor nyeri sebelum diberikan terapi relaksasi yaitu 6 (nyeri sedang) setelah diberikan terapi relaksasi autogenik menjadi 3 (nyeri ringan). Pada subjek 2 didapatkan skor nyeri sebelum diberikan terapi relaksasi autogenik yaitu 6 (nyeri sedang) setelah diberikan terapi relaksasi autogenik menjadi 2 (nyeri ringan). Kesimpulan : hasil studi kasus dari kedua subjek menunjuk…
setelah dilakukan edukasi visual video perawatan kaki pada klien 1 didapatkan hasil 66,6% (Pengetahuan cukup) sedangkan klien 2 didapatkan hasil dari 79,1% (pengetahuan baik) kemudian didapatkan keduanya mengalami peningkatan pengetahuan tentang perawatan kaki.
setelah dilakukan penerapan sucking ice cube pada respoden 1 dan responden 2, kedua responden sama-sama mengalami penurunan rasa haus dari rasa haus sedang menjadi ringan. Kesimpulan: penerapan sucking ice cube mampu menurunkan intensitas haus pada pasien CKD yang menjalani hemodialisa.
Setelah dilakukan penerapan selama 2 hari nyeri menjadi berkurang dari nyeri sedang menjadi nyeri ringan.Kesimpulan: penerapan relaksasi nafas dalam efektif dalam menurunkan tingkat nyeri pada klien post operasi Apendektomi.
Didapatkan peningkatan kekuatan otot dari skala 2 menjadi skala 3 dan 4, dengan rata-rata tonus otot meningkat dari 2 menjadi 4 setelah 3 hari. Kesimpulan: Latihan ROM pasif efektif dalam meningkatkan kekuatan otot pada pasien fraktur ekstremitas bawah yang mengalami gangguan mobilitas fisik.