Pasien 1 mengalami penurunan dari 7 menjadi 1 gejala, sementara pasien 2 dari 9 menjadi 2 gejala. Kesimpulan : Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan secara signifikan, yang dimana Kedua pasien juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengontrol emosi melalui proses memaafkan dan mengikhlaskan.