Setelah dilakukan edukasi kesehatan selama 3 hari pertemuan didapatkan pengetahuan kedua klien meningkat yaitu Ny “I” dengan skor kuesioner sebelum diberikan edukasi kesehatan 52 dan skor sesudah diberikan edukasi kesehatan 84 pada Ny “S” dengan skor pretest 48 dan post test 92.
setelah dilakukan penerapan selama 7 hari pada subjek 1 dan subjek 2, diperoleh hasil skala reeda pada kedua subjek mendapat skor 0 masuk kategori penyembuhan luka baik. Kesimpulan : Hasil penelitian ini menunjukkan efektifitas penerapan vulva hygiene untuk mencegah terjadinya infeksi pada ibu post partum dengan masalah keperawatan risiko infeksi.
setelah dilakukan penerapan sucking ice cube pada respoden 1 dan responden 2, kedua responden sama-sama mengalami penurunan rasa haus dari rasa haus sedang menjadi ringan. Kesimpulan: penerapan sucking ice cube mampu menurunkan intensitas haus pada pasien CKD yang menjalani hemodialisa.
Pasien pertama mengalami peningkatan SpO2 dari 94% menjadi 98%, pasien kedua dari 96% menjadi 99%. Kesimpulan: Penerapan posisi semi Fowler efektif meningkatkan saturasi oksigen pada pasien gagal jantung dengan gangguan pertukaran gas.
Penerapan hand held fan ini menggunakan kipas genggam selama 5 menit dengan jarak 15 cm dengan kecepatan 2 (sedang). Hasil dari penelitian ini didapatkan penurunan frekuensi nafas pada pasien 1 sebelum dilakukan penerapan yaitu 28x/menit sedangkan sesudah dilakukan penerapan frekuensi nafas menurun menjadi 23x/menit, pada pasien 2 sebelum dilakukan penerapan hand held fan yaitu 26x/menit sedang…
Berdasarkan hasil studi kasus yang telah dilakukan kepada dua pasien dengan nilai skala morse 50 sebelum melakukan ankle strategy exercise dan nilai 50 sesudah dilakukan penerapan ankle strategy exercise didapatkan data terjadi peningkatan keseimbangan tubuh. Tn.M sebelum diberikan penerapan belum dapat mempertahankan keseimbangan tubuhnya, dan setelah diberikan penerapan Tn.M dapat meningkatka…
Setelah penerapan posisi head up 30 derajat, terjadi penurunan skala nyeri dari skala 6 (sedang) menjadi skala 4 (sedang) pada pasien anak (An. F) dan dari skala 5 (sedang) menjadi skala 3 (ringan) pada pasien dewasa (An. H). Pasien melaporkan rasa nyaman dan penurunan keluhan nyeri setelah intervensi.
setelah dilakukan penerapan selama 3 hari resiko infeksi berkurang.Kesimpulan: penulis menyimpulkan bahwa penerapan perawatan luka meenggunakan cairan NaCl 0,9% mampu mengurangi resiko infeksi pada pasien ulkus diabetik.
setelah dilakukan edukasi adanya peningkatan pengetahuan pada responden 1 dan responden 2. Kesimpulan: Setelah penulis melakukan edukasi kesehatan selama 3 x pertemuan pada Nn.N dan Nn.A dari hasil sebelum dan sesudah diberikan Edukasi Vulva Hygiene Pada Remaja Putri adanya peningkatan pengetahuan, dimana pada Nn.N didapati hasil tingkat pengetahuannya dari skor 52 (pengetahuan kurang) menjadi …
menggunakan metode deskriftif untuk mengekspresikan suatu peristiwa studi kasus difokuskan pada edukasi video untuk meningktakan pengetahuan tentang bullying. Pada kedua pasien dengan kriteria inklusi dan eksklusi di SD Negeri 223 Palembang. Kesimpulan: Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi menggunakan media video audio visual efektif untuk meningkatkan pengetahuan tentang bullying.
setelah dilakukan penerapan pada pasien 1 dan pasien 2, didapatkan hasil penerapan terapi mampu menurunkan nyeri pada pasien ulkus diabetikum. Kesimpulan: hasil studi kasus menunjukkan bahwa penerapan terapi murottal yang diberikan kepada pasien ulkus diabetikum dapat mengurangi nyeri.
Didapatkan hasil peningkatan pengetahuan setelah dilakaukan edukasi kesehatan.Kesimpulan:Setelah penulis melakukan penerapan edukasi kesehatan selama 3x pertemuan penerapan Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada pasien DBD adanya peningkatan pengetahuan, dimana pada keluarga An.Z didapati hasil tingkat pengetahuannya dari skor 45 (pengetahuan kurang) menjadi skor 95 (pengetahuan baik). Se…
Hasil dari penelitian ini didapatkan peniurunan tanda dan gejala jalusinasi pada pasien 1 dari skor 4 menjadi skor 2 sedangkan pasien 2 dari skor 5 menjadi skor 3. Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa dari penerapan terapi kognitif pada pasien dengan halusinasi pendengaran ini, didapatkan hasil yang signifikan dalam membantu menurunkan masalah halusinasi.
Studi kasus ini menggunakan desain studi kasus dengan metode deskriptif untuk mengekplorasi Penerapan Teknik Warm Water Zack (WWZ) Pada Pasien Gastritis Dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut.Instrumen studi kasus ini yaitu skala NRS,air hangat 45 derajat dan termometer air. Penerapan pada Ny I, sebelum dilakukan penerapan skala nyeri 6 (Nyeri sedang), setelah dilakukan penerapan skala nyeri 5 (…
subjek 1 dan subjek 2 sama-sama mengalami peningkatan fungsi kognitif dan didapatkan hasil pemeriksaan MMSE Ny.R dari 16 ke 18 (kognitif sedang) sedangkan pada Ny.A pemeriksaan MMSE dari 17 ke 18 (kognitif sedang) Simpulan: penerapan terapi okupasi kerajinan tangan yang dilakukan oleh penulis mampu meningkatkan fungsi kognitf pada lansia
subjek 1 dan subjek 2 sama - sama mengalami penurunan kadar glukosa darah pada subjek 1 dari 388 mg/dl menjadi 5,7 mg/dl, sedangkan pada subjek 2 dari 391 mg/dl menjadi 6,4 md/dl. Simpulan : penerapan terapi walking exercise yang dilakukan oleh penulis mampu menurunankan kadar glukosa darah pada klien diabetes mellitus tipe ll
sebelum dilakukan penerapan kegel excercise nyeri yang didapatkan adalah nyeri sedang skala nyeri 6, setelah dilakukan penerapan selama 7 hari pada Responden 1 nyeri berkurang menjadi 1 nyeri ringan, dan Responden 2 diperoleh hasil nyeri menurun menjadi 1 nyeri ringan, pada kedua responden sama-sama menurun pada hari ke 7.
Keduanya menunjukkan penurunan skala nyeri. Responden 1 dari skala nyeri 6 menjadi 2, dan responden 2 dari skala 5 menjadi 2. Keduanya tampak lebih nyaman dan rileks.
Setelah dilakukan penerapan selama 2 hari nyeri menjadi berkurang dari nyeri sedang menjadi nyeri ringan.Kesimpulan: penerapan relaksasi nafas dalam efektif dalam menurunkan tingkat nyeri pada klien post operasi Apendektomi.
setelah dilakukan penerapan selama 1x dalam 3 hari dengan durasi 30 menit untuk kedua payudara pada awalnya pada subjek 1 ASI sebanyak 140ml dan subjek 2 ASI sebanyak 120ml. Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik AMUBIDA efektif dalam meningkatkan ASI pada Ibu post partum.