setelah dilakukan penerapan pada pasien 1 dan pasien 2, didapatkan hasil penerapan terapi mampu menurunkan nyeri pada pasien ulkus diabetikum. Kesimpulan: hasil studi kasus menunjukkan bahwa penerapan terapi murottal yang diberikan kepada pasien ulkus diabetikum dapat mengurangi nyeri.
Didapatkan hasil peningkatan pengetahuan setelah dilakaukan edukasi kesehatan.Kesimpulan:Setelah penulis melakukan penerapan edukasi kesehatan selama 3x pertemuan penerapan Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada pasien DBD adanya peningkatan pengetahuan, dimana pada keluarga An.Z didapati hasil tingkat pengetahuannya dari skor 45 (pengetahuan kurang) menjadi skor 95 (pengetahuan baik). Se…
Hasil dari penelitian ini didapatkan peniurunan tanda dan gejala jalusinasi pada pasien 1 dari skor 4 menjadi skor 2 sedangkan pasien 2 dari skor 5 menjadi skor 3. Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa dari penerapan terapi kognitif pada pasien dengan halusinasi pendengaran ini, didapatkan hasil yang signifikan dalam membantu menurunkan masalah halusinasi.
Studi kasus ini menggunakan desain studi kasus dengan metode deskriptif untuk mengekplorasi Penerapan Teknik Warm Water Zack (WWZ) Pada Pasien Gastritis Dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut.Instrumen studi kasus ini yaitu skala NRS,air hangat 45 derajat dan termometer air. Penerapan pada Ny I, sebelum dilakukan penerapan skala nyeri 6 (Nyeri sedang), setelah dilakukan penerapan skala nyeri 5 (…
subjek 1 dan subjek 2 sama-sama mengalami peningkatan fungsi kognitif dan didapatkan hasil pemeriksaan MMSE Ny.R dari 16 ke 18 (kognitif sedang) sedangkan pada Ny.A pemeriksaan MMSE dari 17 ke 18 (kognitif sedang) Simpulan: penerapan terapi okupasi kerajinan tangan yang dilakukan oleh penulis mampu meningkatkan fungsi kognitf pada lansia
subjek 1 dan subjek 2 sama - sama mengalami penurunan kadar glukosa darah pada subjek 1 dari 388 mg/dl menjadi 5,7 mg/dl, sedangkan pada subjek 2 dari 391 mg/dl menjadi 6,4 md/dl. Simpulan : penerapan terapi walking exercise yang dilakukan oleh penulis mampu menurunankan kadar glukosa darah pada klien diabetes mellitus tipe ll
sebelum dilakukan penerapan kegel excercise nyeri yang didapatkan adalah nyeri sedang skala nyeri 6, setelah dilakukan penerapan selama 7 hari pada Responden 1 nyeri berkurang menjadi 1 nyeri ringan, dan Responden 2 diperoleh hasil nyeri menurun menjadi 1 nyeri ringan, pada kedua responden sama-sama menurun pada hari ke 7.
Keduanya menunjukkan penurunan skala nyeri. Responden 1 dari skala nyeri 6 menjadi 2, dan responden 2 dari skala 5 menjadi 2. Keduanya tampak lebih nyaman dan rileks.
Setelah dilakukan penerapan selama 2 hari nyeri menjadi berkurang dari nyeri sedang menjadi nyeri ringan.Kesimpulan: penerapan relaksasi nafas dalam efektif dalam menurunkan tingkat nyeri pada klien post operasi Apendektomi.
setelah dilakukan penerapan selama 1x dalam 3 hari dengan durasi 30 menit untuk kedua payudara pada awalnya pada subjek 1 ASI sebanyak 140ml dan subjek 2 ASI sebanyak 120ml. Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik AMUBIDA efektif dalam meningkatkan ASI pada Ibu post partum.
setelah dilakukan penerapan selama 6 hari resiko jatuh berkurang dari sedang menjadi ringan sedangkan klien 2 blum ada perubahan dari resiko jatuh sedang ke sedang. Kesimpulan: penerapan tandem stance exercise efektif dalam mengurangi resiko jatuh.
menggunakan desain deskriptif dengan menggunakan metode pendekatan studi kasus untuk mengidentifikasi terapi bobath. Subjek yang digunakan adalah lansia yang mengalami intoleransi aktivitas akibat kurang nya beraktivitas. subjek 1 dan subjek 2 sama - sama mengalami peningkatan kemandirian dalam melakukan aktivitas sehari - hari, pada subjek 1 dari (nilai indeks kats B) meningkat menjadi (nilai …
Didapatkan peningkatan kekuatan otot dari skala 2 menjadi skala 3 dan 4, dengan rata-rata tonus otot meningkat dari 2 menjadi 4 setelah 3 hari. Kesimpulan: Latihan ROM pasif efektif dalam meningkatkan kekuatan otot pada pasien fraktur ekstremitas bawah yang mengalami gangguan mobilitas fisik.
hasil didapatkan jatuh dari tempat tidur menurun, jatuh saat berdiri menurun, jatuh saat duduk menurun, jatuh saat berjalan menurun. Pada kepatuhan penggunaan alat bantu jalan ini menandakan keberhasilan pada penerapan ini, peningkatan pada perilaku pencegahan risiko jatuh mencerminkan integrasi alat bantu jalan dalam kehidupan sehari-hari lansia.
Hasil dari penelitian ini didapatkan adanya perubahan sebelum dan sesudah dilakukan penerapan Teknik Rest Ice Compression Elevation (RICE), pada saat sebelum dilakukannya penerapan tingkat nyeri yang dirasakan pasien belum menurun, dan setelah diberikannya penerapan pasien mengatakan tingkat nyeri menurun atau berkurang. Kesimpulan: Hal ini dapat disimpulkan bahwa penerapan RICE ini efektif unt…
Kedua pasien menunjukkan peningkatan skor kemampuan berhias diri secara signifikan. Pasien 1 meningkat skor 2 menjadi 9 dan pasien 2 dari skor 5 menjadi 9. Tanda dan gejala defisit perawatan diri juga mengalami penurunan pada pasien 1 memiliki skor 6 menjadi 1 dan pasien 2 skor 5 menjadi 3, hal ini menunjukkan bahwa strategi pelaksanaan berhias diri berdampak positif terhadap kemandirian pasien…
Setelah penerapan personal hygiene memandikan pasien tidak sadar ini dilakukan, keluarga pasien mengatakan kebersihannya sudah tercukupi dan keluarga merasa puas setelah dilakukan penerapan ini . Kesimpulan dan Saran: Penerapan personal hygiene memandikan pasien tidak sadarkan diri terbukti pasien cukup bersih dan keluarga pasien sangat puas. Intervensi ini dapat dijadikan sebagai pendekatan aw…
Hasil dari penelitian ini didapatkan penurunan tanda dan gejala pada pasien isolasi sosial. Pada pasien 1 sebelum dilakukan penerapan terdapat skor 7 dari 10 tanda dan gejala, sedangkan sesudah dilakukan penerapan terdapat skor 2 dari 10 tanda dan gejala, Pada pasien 2 sebelum dilakukan penerapan terdapat skor 6 dari 10 tanda dan gejala, sedangkan sesudah dilakukan penerapan terdapat skor 0 dar…
Hasil setelah edukasi, terjadi peningkatan pengetahuan pasien serta penurunan kadar glukosa darah. Pasien mampu memahami dan mulai menerapkan prinsip diet 3J secara mandiri. Kesimpulan Edukasi diet 3J adalah efektif dalam meningkatkan pengetahuan pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2.
setelah di lakukan penerapan brandt daroff pada klien 1 di dapatkan skor resiko jatuh 45 setelah dilakukan penerapan brandt daroff skor resiko jatuh menurun menjadi 35 sedangkan klien ke 2 sebelum di berikan penerepan brandt daroff skor resiko jatuh 60 setelah di lakukan penerapan brandt daroff skor resiko jatuh menjadi 30 di dapatkan kedua klien mengalami penurunan resiko jatuh Kesimpulan: ad…