setelah dilakukan penerapan selama 6 hari resiko jatuh berkurang dari sedang menjadi ringan sedangkan klien 2 blum ada perubahan dari resiko jatuh sedang ke sedang. Kesimpulan: penerapan tandem stance exercise efektif dalam mengurangi resiko jatuh.
menggunakan desain deskriptif dengan menggunakan metode pendekatan studi kasus untuk mengidentifikasi terapi bobath. Subjek yang digunakan adalah lansia yang mengalami intoleransi aktivitas akibat kurang nya beraktivitas. subjek 1 dan subjek 2 sama - sama mengalami peningkatan kemandirian dalam melakukan aktivitas sehari - hari, pada subjek 1 dari (nilai indeks kats B) meningkat menjadi (nilai …
Didapatkan peningkatan kekuatan otot dari skala 2 menjadi skala 3 dan 4, dengan rata-rata tonus otot meningkat dari 2 menjadi 4 setelah 3 hari. Kesimpulan: Latihan ROM pasif efektif dalam meningkatkan kekuatan otot pada pasien fraktur ekstremitas bawah yang mengalami gangguan mobilitas fisik.
hasil didapatkan jatuh dari tempat tidur menurun, jatuh saat berdiri menurun, jatuh saat duduk menurun, jatuh saat berjalan menurun. Pada kepatuhan penggunaan alat bantu jalan ini menandakan keberhasilan pada penerapan ini, peningkatan pada perilaku pencegahan risiko jatuh mencerminkan integrasi alat bantu jalan dalam kehidupan sehari-hari lansia.
Hasil dari penelitian ini didapatkan adanya perubahan sebelum dan sesudah dilakukan penerapan Teknik Rest Ice Compression Elevation (RICE), pada saat sebelum dilakukannya penerapan tingkat nyeri yang dirasakan pasien belum menurun, dan setelah diberikannya penerapan pasien mengatakan tingkat nyeri menurun atau berkurang. Kesimpulan: Hal ini dapat disimpulkan bahwa penerapan RICE ini efektif unt…
Kedua pasien menunjukkan peningkatan skor kemampuan berhias diri secara signifikan. Pasien 1 meningkat skor 2 menjadi 9 dan pasien 2 dari skor 5 menjadi 9. Tanda dan gejala defisit perawatan diri juga mengalami penurunan pada pasien 1 memiliki skor 6 menjadi 1 dan pasien 2 skor 5 menjadi 3, hal ini menunjukkan bahwa strategi pelaksanaan berhias diri berdampak positif terhadap kemandirian pasien…
Setelah penerapan personal hygiene memandikan pasien tidak sadar ini dilakukan, keluarga pasien mengatakan kebersihannya sudah tercukupi dan keluarga merasa puas setelah dilakukan penerapan ini . Kesimpulan dan Saran: Penerapan personal hygiene memandikan pasien tidak sadarkan diri terbukti pasien cukup bersih dan keluarga pasien sangat puas. Intervensi ini dapat dijadikan sebagai pendekatan aw…
Hasil dari penelitian ini didapatkan penurunan tanda dan gejala pada pasien isolasi sosial. Pada pasien 1 sebelum dilakukan penerapan terdapat skor 7 dari 10 tanda dan gejala, sedangkan sesudah dilakukan penerapan terdapat skor 2 dari 10 tanda dan gejala, Pada pasien 2 sebelum dilakukan penerapan terdapat skor 6 dari 10 tanda dan gejala, sedangkan sesudah dilakukan penerapan terdapat skor 0 dar…
Hasil setelah edukasi, terjadi peningkatan pengetahuan pasien serta penurunan kadar glukosa darah. Pasien mampu memahami dan mulai menerapkan prinsip diet 3J secara mandiri. Kesimpulan Edukasi diet 3J adalah efektif dalam meningkatkan pengetahuan pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2.
setelah di lakukan penerapan brandt daroff pada klien 1 di dapatkan skor resiko jatuh 45 setelah dilakukan penerapan brandt daroff skor resiko jatuh menurun menjadi 35 sedangkan klien ke 2 sebelum di berikan penerepan brandt daroff skor resiko jatuh 60 setelah di lakukan penerapan brandt daroff skor resiko jatuh menjadi 30 di dapatkan kedua klien mengalami penurunan resiko jatuh Kesimpulan: ad…
hasil studi kasus ini menunjukkan pada hari kedua dan hari ketiga. kedua responden setelah di berikan edukasi kesehatan deteksi dini pencegahan gagal ginjal pada penderita diabetes melitus. Kesimpulan : Dari hasil kedua klien terjadi peningkatan yang signifikan dilihat dari tingkat penetahuan yang terjadi setelah dilakukan penerapan edukasi kesehatan pada klien 1 tingkat pengetahuan 93%, sedang…
Hasil menunjukkan bahwa setelah dilakukan intervensi selama 2 hari terjadi peningkatan nilai pengetahuan pada kedua pasien, di mana Ny. M mengalami peningkatan skor dari 50 (rendah) menjadi 100 (tinggi), sedangkan Ny. Y dari 37,5 (rendah) menjadi 87,5 (tinggi). Selain itu, terjadi perubahan positif pada perilaku pasien terkait teknik injeksi insulin. Dengan demikian, edukasi penggunaan insulin …
Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan pengetahuan pada ibu An.E dari skor 50% menjadi skor 100% dan ibu An.N dari skor 41,67% menjadi skor 100% setelah diberikan edukasi selama 3 hari.
Studi kasus ini menunjukkan hasil yang berbeda pasien 1 oksigen awal 94% mengalami peningkatan menjadi 99% respon pasien baik, kooperatif sedangkan pasien 2 didapatkan hasil oksigen awal 95% mengalami penurunan menjadi 90% respon pasien kurang baik, tidak kooperatif perbedaan hasil ini dikarenakan pasien 1 mengalami cedera kepala ringan, pasien 2 mengalami cedera kepala sedang.
Ditemukan bahwa sesak napas berkurang, penggunaan otot bantu pernapasan menurun, fase ekspirasi memendek, aerta frekuensi dan kedalaman napas mengalami perbaikan
Pada kedua pasien didapatkan kemampuan mengeluarkan sputum meningkat, suara napas tambahan berkurang, frekuensi napas membaik dengan skala brog pasien 1 skala brog 4-2, dan pasien 2 skala broq 1-3
Berdasarkan hasil studi kasus yang telah dilakukan kepada dua pasien sebelum dan sesudah dilakukan penerapan dukungan perawatan diri didapatkan data terjadi peningkatan perawatan diri Tn.A sebelum diberikan penerapan Tn.A dapat meningkatkan perawatan dirinya secara mandiri. sedangkan Tn.Y sebelum diberikan penerapan belum dapat melakukan perawatan diri secara mandiri, dan setelah diberikan pene…